Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang adalah instrumen populer untuk manajemen modal. Sebelum Anda terjun ke reksadana pasar uang, pastikan anda mengerti bagaimana mereka bekerja dan risiko apa yang mungkin terjadi.

Apakah Reksadana Pasar Uang?

Reksadana pasar uang adalah reksadana yang di investasikan kedalam “pasar uang”. Jika anda membayangkan bahwa orang membeli dan menjual saham di pasar saham, maka anda dapat melihat bagaimana orang membeli dan menjual uang di pasar uang. Apa artinya membeli atau menjual uang? Ini berarti bahwa anda meminjam atau meminjamkan uang.

Mirip dengan rekening deposito  di bank, reksadana pasar uang mengambil uang anda dan menginvestasikannya. Kemudian mereka membayar sebagian dari pendapatan mereka kepada anda dalam bentuk dividen. Reksadana pasar uang biasanya membayar dividen setiap bulan tetapi ada beberapa alternatif.

Bagaimana Penggunaan Dana Dalam investasi di Pasar Uang?

Dana ini di investasikan pada instrumen jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu maksimal 13 bulan. Dengan menjaga rentang waktu yang pendek, ini mengurangi faktor risiko. Semakin lama anda meminjamkan uang kepada seseorang, semakin besar kemungkinan bahwa sesuatu hal akan terjadi dan mereka tidak akan dapat membayar uang anda kembali.

Apa Resiko  Reksadana Pasar Uang?

Setidaknya ada tiga risiko yang harus kita tonjolkan.

Pertama, reksadana pasar uang secara teknis aman. Fund manager berusaha untuk menjaga harga saham konstan pada Rp. 10 ribu/share. Namun tidak ada jaminan bahwa harga saham akan tetap di Rp. 10 ribu/share. Jika harga saham turun, anda dapat kehilangan sebagian atau seluruh modal pokok .

Berikutnya, harga reksadana pasar uang adalah variabel. Dengan kata lain, anda tidak tahu berapa banyak anda akan mendapatkan keuntungan atas investasi anda bulan depan. Tingkat harga bisa naik atau turun. Jika naik, yang mungkin menjadi hal yang baik. Namun, jika turun dan anda mendapatkan kurang dari yang diharapkan, anda dapat berakhir dengan memerlukan lebih banyak modal uang.

Resiko akhir ,anda harus memperhitungkan tingkat inflasi. Karena reksadana pasar uang dianggap lebih aman daripada investasi lainnya seperti saham yang memakan waktu pengembalian lebih lama dan merupakan investasi beresiko. Selama jangka waktu yang lama, inflasi bisa menggerogoti keuntungan anda.

Mengapa Menggunakan Reksadana Pasar Uang?

Investor yang menginginkan pengembalian yang layak dari penggunaan dana yang relatif aman dalam melakukan investasi pasar uang. Investasi bersifat likuid, berarti anda biasanya bisa mendapatkan uang anda dalam waktu beberapa hari kerja. Anda juga dapat mengambil keuntungan dari naiknya suku bunga dengan menyimpan uang dalam investasi yang akan menyesuaikan diri dengan pasar.

Dimana Saya Bisa Memperoleh Reksadana Pasar Uang?

Ketika ingin terjun di reksadana pasar uang, anda memiliki banyak pilihan. Produk ini mudah ditemukan pada broker dan perusahaan reksadana. Baru-baru ini, bank yang menawarkan reksadana pasar uang kepada nasabah mereka.

Dimana anda bisa mempelajari lebih dalam mengenai reksadana pasar uang?

Tempat terbaik untuk mencari tahu tentang dana pasar uang adalah prospektus reksadana. Anda harus selalu membaca terlebih dahulu sebelum membeli dana apapun dan anda benar-benar dapat belajar banyak dengan membaca prospektus dari sumber dana yang berbeda.

(www.permatabank.net)

     

Comments are closed.