Gratis Newsletter Kami  
PermataBank.NET Review
 

Membeli Waralaba atau Franchise Restoran

Bagi banyak investor restoran, franchise menyajikan kesempatan sempurna untuk membuka restoran mereka sendiri. Ada banyak manfaat dari waralaba restoran, seperti nama yang sudah terkenal dan termasuk paket pemasaran. Namun membeli waralaba restoran tidak selalu mudah (atau murah) sebagai salah satu sumber pendapatan. Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah untuk mencari dan membeli waralaba restoran.

1. Memahami Definisi Restoran Waralaba.

Tidak semua jaringan restoran merupakan waralaba. Misalnya Starbucks adalah salah satu jaringan yang paling dikenal di dunia. Tapi ini bukan waralaba. Ini adalah jaringan yang dimiliki serta dijalankan oleh perusahaan. Applebee  adalah waralaba restoran.

Pemilik, disebut pewaralaba, membeli hak untuk membuka dan mengoperasikan Applebee. Sebagai bagian dari kesepakatan itu,pewaralaba diwajibkan membayar royalti ke kantor pusat yang disebut Franchisor. Sebagai imbalannya, pemilik waralaba (dalam hal ini IHOP adalah pemilik Applebee) menangani pemasaran, desain menu dan pemecahan masalah bagi semua pewaralabanya.

2. Pertimbangkan Jenis Waralaba Restoran Yang Terbaik Untuk Pasar Lokal Anda

Restoran waralaba termasuk makanan cepat saji (bayangkan McDonalds, Taco Bell dan KFC) dan Fast Casual (ingat Applebees, Panera Bread di Chilis Grill & Bar) serta waralaba yang lebih kecil, seperti Cold Stone Creamery. Sebelum mengejar setiap waralaba restoran, pertama mencari tahu apakah itu akan mengisi celah pasar. Ini berarti melakukan studi tentang kompetisi lokal serta profil dari ekonomi lokal. Di sisi lain, analisis pasar dapat menunjukkan bahwa usaha anda nantinya akan disambut dengan tangan terbuka oleh penduduk setempat.

3. Periksa Anggaran Anda dan Kualifikasi Restoran

Restoran waralaba adalah usaha mahal. Biaya akan membatasi pilihan anda saat memutuskan untuk membeli waralaba restoran. Pengalaman adalah faktor penting dalam membuka waralaba restoran. Induk perusahaan (franchisor) tidak membagikan kunci unit waralaba kepada sembarang orang. Pertimbangkan hal berikut:

  • Applebee memerlukan minimal 1,5 juta Dollar dalam kekayaan bersih dan 500 Ribu Dollar dalam aset likuid.
  • Brinker Internasional, membutuhkan Aset bersih senilai  500Ribu Dollar dan minimal lima tahun pengalaman dalam bersantap santai.
  • Roti Panera memerlukan kekayaan bersih sebesar  7,5  Juta Dollar dan aset likuid sebesar 3 Juta Dollar. Ditambah pengalaman di real estate dan mengelola multiunit restoran.
  • MacDonalds Mensyaratkan kepemilikan dana non pinjaman sebesar $500,000.

Banyak jaringan waralaba memasang daftar persyaratan waralaba yang sesuai pada website mereka. Foodfranchise dotkom adalah perusahaan online yang juga memasang daftar peluang waralaba saat ini yang dijual.

4. Buat Rencana Bisnis Restoran

Sebuah rencana bisnis restoran, yang anda butuhkan untuk bank atau pembiayaan dari investor lain akan membantu mengisi kesenjangan dalam konsep waralaba restoran anda. Ini akan memaksa anda untuk memeriksa hal hal seperti jumlah penduduk suatu wilayah, profil ekonomi lokal dan pilihan lokasi. Sebagai bagian dari menulis rencana bisnis restoran untuk waralaba, anda akan perlu menyelidiki sejarah franchise dan status keuangan saat ini. Hal ini terutama penting jika anda berinvestasi dalam waralaba restoran baru.

5. Menandatangi  Kontrak Restoran Waralaba Bersama Penasihat Hukum Anda

Setelah anda melalui proses awal disetujui untuk waralaba restoran dan mengamankan pembiayaan, anda akan menandatangani kontrak panjang dengan franchisor. Tinjau kontrak  secara teliti sebelum menandatangani di garis putus-putus. Yang paling penting, tahu apa yang bisa terjadi jika waralaba gagal.

Apakah anda terkunci untuk membayar franchisor sejumlah uang setiap bulan atau tahun, terlepas dari sukses? Siapa yang memiliki peralatan? Bisakah anda mendapatkan uang investasi anda kembali? Jangan berasumsi bahwa karena merupakan waralaba  akan menjadikan bisnis  anda bisa sukses secara instan. Masih membutuhkan kerja keras dan kesabaran.

(www.permatabank.net)