Penggunaan kartu kredit dengan chip tidak banyak berubah dengan mekanisme terdahulu di saat kartu kredit hanya menggunakan teknologi magnetic stripe. Saat melakukan transaksi, yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:
- Kartu kredit yang Anda serahkan ke kasir akan diproses dengan cara dimasukkan kedalam mesin EDC yang telah dilengkapi pembaca chip. Kartu akan diproses secara enkripsi sebelum melakukan verifikasi kepada penerbit kartu kredit melalui jaringan online.
- Setelah prosedur verifikasi selesai, mesin EDC yang telah dilengkapi pembaca chip akan mengeluarkan struk bukti transaksi yang harus ditandatangani oleh pemegang kartu yang melakukan transaksi.
- Transaksi selesai.
Transaksi tidak lagi digesek tapi dimasukkan (seperti saat mengambil uang dengan menggunakan ATM), tapi jika dalam bertransaksi kartu kredit Anda masih menggunakan mekanisme transaksi yang lama yaitu digesek, itu berarti kartu kredit dan mesin EDC belum menggunakan teknologi Chip. Segera minta penggantian kartu kredit kepada bank penerbit kartu Anda.


DETAIL KARTU KREDIT DENGAN TEKNOLOGI CHIP
Tampilan Muka :
- Chip selalu diletakkan di bagian sisi depan kartu kredit, chip ini telah memuat berbagai aplikasi yang dapat mengenkripsi data agar dapat disimpan lebih aman.
- 16 angka nomor kartu kredit.
- Nama pemegang kartu kredit / card holder.
- Nama lembaga keuangan penerbit kartu kredit / issuer.
- Masa berlaku kartu kredit.
- Logo Jaringan / network kartu kredit.
Tampilan Belakang :
- Magnetic stripe masih bisa digunakan jika suatu saat kartu kredit tersebut digunakan untuk bertransaksi di luar negeri.
- Signature panel adalah tempat pembubuhan tanda tangan oleh pemilik kartu kredit.
- 3 Digit kode verifikasi kartu atau biasa dikenal sebagai Card Verification Value (CVV, CVV2) untuk menghidari penipuan kartu kredit.
- Alamat Bank penerbit kartu kredit serta nomer call center resmi.
- Nama serta Logo penerbit kartu kredit.


