Gratis Newsletter Kami  
PermataBank.NET Review
 
Properti di Pontianak

Manajemen Keuangan Untuk Remaja

Manajemen Keuangan Untuk RemajaMenabung untuk masa depan tidak terbatas pada segala usia dari mulai anak-anak hingga dewasa. Kebanyakan orang memiliki tanggungjawab terhadap pengelolaan uang ketika sudah dewasa atau lepas dari peranan orang tua. Saat itulah adalah masa-masa dimana mengalami suatu situasi yang sulit secara pribadi dalam mengelola uang yang dimilikinya karena sebagian akan masuk kondisi boros ketika punya uang banyak dan bingung pada saat tidak punya uang. Hal tersebut biasa dialami oleh kalangan remaja karena memiliki banyak keinginan kuat yang ada dalam pikirannya untuk sebisa mungkin diwujudkan. Pada tulisan kali ini kami akan memberikan beberapa gambaran dan tips tentang keuangan bagi remaja serta efek jangka panjangnya.

Kesalahan dalam mengelola pengeluaran akan berdampak serius bagi pribadi remaja itu sendiri ketika punya cita-cita ingin punya simpanan cukup untuk dewasa nanti hingga hari tua. Tanggung jawab dan konsistensi dalam manajemen keuangan adalah bagian penting yang biasanya diabaikan pada kondisi tertentu karena terpengaruh keinginan yang kuat padahal kegunaannya tidak terlalu penting. Hal itu yang perlu diwaspadai dan disikapi secara bijaksana sebagai usaha pembelajaran mengatur uang yang dimiliknya sejak usia muda.

Biaya hidup yang paling menonjol saat remaja atau masih muda adalah soal pendidikan. Pengeluaran pada setiap jenjang pendidikan yang ditempuh akan menjadi semakin banyak sehingga perlu kreatif dan cerdas untuk mendapatkan solusi alternatif guna memenuhi kebutuhan sekolah. Tidak semua remaja usia sekolah beruntung memiliki kehidupan finansial orangtua tercukupi, banyak yang dari kalangan menengah kebawah dengan segala kesulitan keuangan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu remaja sekarang dituntut cerdas menyikapi keadaan tersebut tanpa harus membebani orangtua secara berlebihan agar kebutuhan biaya pendidikannya terpenuhi semuanya.

Saat kebutuhan sekolah tinggi maka ada kondisi yang dilematis antara harus konsisten menabung atau harus menggunakan semua uang yang dimilikinya untuk biaya sekolah. Jalan keluar yang paling bijaksana adalah memanfaatkan segala peluang agar bisa mendapatkan pemasukan selain dari orang tua. Banyak anak sekolah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi yang dari masyarakat ekonomi menegah kebawah menjalankan beberapa pekerjaan sampingan diluar jam sekolah. Mereka melakukan itu untuk membantu biaya pendidikan mengingat kondisi keuangan orangtua yang tidak mencukupi. Tidak hanya itu saja kadang digunakan juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Usia muda tidak selalu harus tinggal dengan orangtua, kadang ketika harus menuntut pendidikan lanjut yang tempatnya jauh di luar kota maka remaja ini akan dituntut hidup mandiri. Mengelola keuangan dengan baik menjadi prioritas tinggi agar tidak mengalami kesulitan hidup di perantauan. Pada kondisi tersebut bisa dikatakan  mereka di suai muda sudah menjalani hidup secara personal dan bertanggungjawab terhadap segala masalah yang ada. Keuangan bisa menjadi masalah kritis yang harus bisa diantisipasi sejak awal, menghasilkan pemasukan tambahan dan menekan biaya pengeluaran adalah tujuan utama.

Oleh sebab itu kebiasaan menabung merupakan pondasi penting sebagai pendidikan tentang manajemen keuangan. Bijaksana dan cerdas dalam mengelola uang yang dimiliki sejak usia muda bisa memberikan keuntungan jangka panjang. Kebiasaan mengatur keuangan secara teratur, tertib, dan bertanggungjawab akan membuat masa depan lebih terjamin terutama ketika memasuki masa pensiun atau usia tidak produktif. Mulailah dari sekarang atau akan menyesal dikemudian hari.

Comments are closed.