Gratis Newsletter Kami  
PermataBank.NET Review
 
Properti di Pontianak

Investasi Reksadana

Investasi ReksadanaReksadana yang dulunya merupakan suatu instrumen keuangan sekarang sudah menjadi salah satu pilihan investasi umum bagi masyarakat. Secara umum reksadana diartikan tempat untuk mengumpulkan dana dari masyarakat untuk digunakan sebagai modal investasi. Keuntungan yang didapatkan berasal dari waktu periode investasi berupa kenaikan nilai. Salah satu sistem reksadana yang sudah dikenal umum hingga saat ini adalah berupa saham, obligasi, dan surat berharga.

Keuntungan Reksadana
Kemudahan adalah salah satu kelebihan investasi reksadana karena mempunyai besaran modal yang harus dikeluarkan dalam jumlah terkecil. Likuiditas cepat jika sewaktu-waktu akan menjual saham yang dimiliki dalam bentuk uang tunai. Reksadana bisa disebut investasi sederhana dan mudah terutama bagi penanam modal yang tidak memiliki keahlian dalam mengelola investasinya serta tidak mempunyai cukup waktu untuk mengelolanya. Oleh karena itu cara pengembangan modal ini bisa disebut mempunyai sistem manajemen yang profesional secara penuh guna membuat dan mengawasi investasi yang ditanamkan tersebut.

Perlu diketahui juga selain mempunyai keuntungan, reksadana juga memiliki beberapa sisi kekurangan yang diantaranya adalah biaya. Untuk mengelola dengan profesional seorang investor harus mengeluarkan biaya yang bervariasi guna menjalankan investasi reksadana. Memiliki diversifikasi terlalu banyak karena dana kepemilikan yang kecil dalam jumlah usaha yang berbeda sehingga pengembalian dari investasi seringkali tidak menghasilkan perbedaan keuntungan yang signifikan. Tingkat resiko yang tinggi dengan menghasilkan keuntungan kecil bahkan kerugian membuat investor harus benar-benar harus bisa mengelola investasi reksadana dengan semaksimal mungkin.

Memilih Reksadana
Saham bisa diperoleh secara mudah dengan menghubungi langsung perusahaan-perusahaan yang membutuhkan modal usaha atau melalui pihak lain sebagai perantara. Namun sebelum melakukan pembelian saham perlu mengetahui Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana. NAB adalah salah satu acuan dalam usaha pemantauan hasil dari reksadana pada harga saham per unit setelah melalui perhitungan terhadap pengurangan biaya operasional dan dibagi jumlah saham yang telah beredar. Mencari perusahaan yang membutuhkan dana dengan menjual sahamnya bisa ditemukan dengan mudah di internet. Setelah menemukan banyak informasi tentang penjualan saham dari beberapa perusahaan maka selanjutnya adalah menganalisa dengan mengumpulkan data dari perusahaan yang menjadi pertimbangan.

Menganalisa Tingkat Resiko dan Tujuan Investasi Reksadana
Tujuan investasi adalah guna mencari keuntungan sebesar-besarnya, oleh karena itu sebelum melakukan keputusan pembelian saham sebaiknya sudah memikirkan dengan baik terhadap segala resiko dan tujuannya. Segala pertimbangan terhadap rencana investasi seperti keuntungan dari modal jangka panjang, jangka pendek, pendidikan, kesehatan, hingga masa pensiun di hari tua yang notabene bisa dikatakan masa-masa tidak pasca produktif. Reksadana atau mutual fund pasar uang bisa menjadi pertimbangan utama jika memilih investasi untuk jangka pendek. Sedangkan untuk hitungan waktu tahunan pendek lebih tepat pada dana obligasi. Terakhir adalah investasi jangka panjang pilihan tepat adalah dengan membeli saham.

Segala keputusan menentukan tingkat resiko yang bisa saja dialami pada waktu-waktu yang tidak bisa diduga. Hal tersebut mengharuskan investor untuk benar-benar bisa membuat suatu analisa yang terbaik dalam memilih saham yang akan dibeli. Selain itu faktor lain yang menjadi resiko adalah jumlah uang yang akan di investasikan. Semakin sedikit modal yang dikeluarkan maka akan meminimalisir kerugian tetapi berdampak pada nilai keuntungan yang kecil. Sedangkan jumlah uang yang ditanamkan besar bisa berpeluang mendapatkan keuntungan besar walaupun tingkat resikonya juga tinggi.

Comments are closed.