Gratis Newsletter Kami  
PermataBank.NET Review
 

Berinvestasi Saat Inflasi Sedang Tinggi

Berinvestasi Saat Inflasi Sedang TinggiTekanan ekonomi pasar yang diakibatkan dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak tentu membuat efek karambol di berbagai sektor. Harga-harga dipasaran berduyun-duyun mulai merangkak naik bahkan sebelum ditetapkannya harga BBM. Masih ditambah dengan kenaikan tarif dasar listrik dan lonjakan harga pada bulan puasa dan menjelang lebaran. Semua itu mengakibatkan perubahan secara besar-besaran terhadap perencanaan keuangan yang telah dibuat sebelumnya.

Seperti yang telah di tulis pada artikel sebelumnya bahwa kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok dan sekunder secara bersamaan akan membuat pola belanja masyarakat berubah secara temporer dalam kurun waktu tertentu. Mereka lebih banyak menahan uangnya sambil tetap memantau dan menentukan waktu yang tepat untuk membelanjakannya. Ini yang menyebabkan inflasi menjadi tinggi dan tentu saja memiliki efek terhadap stabilitas perekonomian.

Ketika menghadapi situasi seperti yang telah disebutkan diatas memang akhirnya dibutuhkan perencanaan ulang untuk menentukan keputusan yang paling menguntungkan dalam pengelolaan keuangan. Salah satunya adalah soal investasi, ini benar-benar perlu perhitungan yang cerdas dan bijaksana dengan mengurangi spekulasi. Tanpa analisa yang cermat maka investasi yang menjadi pilihan akan membuat hilangnya nilai keuntungan yang seharusnya bisa didapatkan. Timing atau pemilihan waktu dalam memutuskan untuk berinvestasi menjadi suatu syarat penting disaat inflasi sedang tinggi.

Tindakan yang bijaksana adalah menggunakan uang simpanan dalam jumlah yang tidak terlalu besar untuk diinvestasikan saat kondisi perekonomian sedang labil. Selain itu pemilihan investasi dalam jangka waktu pendek dinilai bisa menguntungkan dengan mengurangi faktor resiko kerugian. Hit and run adalah pola yang bisa dijadikan pilihan dalam berinvestasi aman. Dapatkan keuntungan dalam waktu pendek kemudian beralih lagi di tempat lain untuk memulai mengembangkan uang yang dimiliki dengan resiko minimal.

Apakah berarti investasi pada sektor properti menjadi suatu hal yang perlu diabaikan dulu? Tentu saja tidak, hal itu tergantung dari modal dan peluang yang bisa diambil menjadi suatu keuntungan dalam tempo pendek. Jika memang tidak memungkinkan maka sebaiknya alihkan pada sektor lain yang sesuai, karena investasi sifatnya luas. Oleh sebab itu lakukan perencanaan investasi yang terbaik dikala inflasi sedang naik, karena setiap keputusan dalam mengembangkan uang yang dimiliki tergantung dari kejelian analisa dalam menangkap peluang sekecil apapun.

Related

Comments are closed.