Membeli rumah melalui kredit pemilikan rumah (KPR), bisa menjadi keputusan terbesar yang mungkin pernah Anda jalankan. Karena harga rumah yang relatif mahal dan waktu pengembalian kredit yang panjang, biasanya berlangsung antara 10 sampai 15 tahun.
Namun jika anda masih menyewa rumah atau apartemen untuk diri sendiri atau keluarga, sebenarnya anda telah kehilangan banyak uang. Pikirkan tentang tiga cara anda kehilangan uang dengan menyewa rumah.
Memilih kredit rumah yang sesuai untuk Anda tidaklah sesulit yang dibayangkan jika Anda mengetahui 5 langkah dasar berikut ini :
1. Penghasilan.
Untuk menghitung besaran maksimal pinjaman yang dapat diberikan berdasarkan penghasilan saat ini, biasanya bank menggunakan metode penggandakan penghasilan utama ditambah penghasilan ke dua (pasangan, jika sudah menikah). Jadi jumlah pinjaman maksimal adalah 3 kali penghasilan utama pertahun, ditambah satu kali penghasilan ke dua per tahun.
Pihak Bank juga akan membutuhkan bukti tertulis untuk memverifikasi sumber penghasilan Anda. Bukti tertulis yang diminta dapat berupa slip gaji terakhir, surat keterangan masa kerja, fotocopy buku tabungan selama 3 bulan terakhir. Jika Anda seorang wirausahawan maka data-data keuangan yang diminta biasanya berupa fotocopy rekening tabungan atau giro Anda di bank. Kemudian untuk memverifikasi usaha Anda, biasanya juga akan dimintai data-data ijin usaha seperti NPWP, SIUP, TDP, dan lain-lain.
2. Hutang atau Kewajiban yang Sedang Berjalan
Jika saat ini Anda sudah memiliki sejumlah hutang dengan kewajiban pembayaran cicilan bulanan, maka otomatis bank akan mengurangi jumlah total pinjaman yang bisa diberikan berdasarkan penghasilan Anda. Hal ini disebabkan kewajiban yang berjalan tadi telah mengurangi kemampuan Anda untuk membayar pinjaman selanjutnya.
3. Besarnya Uang Muka
Pada umumnya bank tidak memberikan 100% pinjaman berdasarkan harga rumah, biasanya berkisar 70% dari harga rumah, sisanya harus dibiayai sendiri oleh Anda. Beberapa bank ada yang mampu memberikan kredit 90% dari harga rumah namun jika jumlah pembiayaan sendiri semakin besar maka jumlah pembiayaan dari bank semakin kecil dan tidak terlampui memberatkan keuangan anda.
4. Sejarah hutang sebelumnya
Jika Anda pernah memiliki sejarah hutang yang kurang baik dimasa lalu, maka jangan heran jika pada saat ini lebih sulit bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman bank. Cobalah untuk membuat profil kredit anda terlihat bagus.
5. Keberlangsungan Penghasilan Anda
Bank lebih menyukai calon peminjam dengan masa kerja yang lebih stabil. Minimal telah bekerja selama 2 tahun dan sudah menjadi pegawai tetap. Bagi Anda yang berwirausaha, maka bank lebih mempertimbangkan jangka waktu bisnis Anda telah berjalan.
Alasannya sederhana karena semakin lama usia bisnis tersebut berarti relatif lebih stabil dalam sisi income. Minimal 2 tahun masa usaha dinilai cukup aman oleh bank dalam memberikan kredit KPR kepada para wirausahawan.


