Gratis Newsletter Kami  
PermataBank.NET Review
 

5 Cara Memulai Usaha Sampingan di Saat Masih Bekerja

Sebuah perlindungan yang baik terhadap risiko untuk mengawali bisnis sampingan adalah memulai di saat anda masih memiliki pekerjaan tetap. Jika anda dalam posisi dapat melakukan ini, maka anda akan memiliki kesempatan yang terbaik dari keduanya. Ada beberapa hal yang harus dilakukan dan larangan yang kami tulis agar dapat membimbing anda menjalani garis tipis antara karier dan kewirausahaan.

Apakah itu?

1. Jangan mempertimbangkan untuk menjalankan bisnis sebagai kegiatan paruh waktu di samping pekerjaan tetap anda saat ini. Karena usaha ini adalah langkah besar anda untuk memiliki penghasilan dan manfaat.

2. Apakah anda mengerti dan mengikuti kontrak kerja terutama jika itu membahas tentang penemuan dan kekayaan intelektual (HAKI) yang anda kembangkan sebagai bagian dari pekerjaan anda. Apa pun yang dikembangkan pada waktu jam kerja perusahaan dan menggunakan properti perusahaan biasanya menjadi milik perusahaan tersebut. Jika anda tidak memiliki kontrak kerja mengenai ini, posisi anda masih belum jelas. Periksa buku peraturan karyawan perusahaan sebagai referensi kepemilikan penemuan dan kekayaan intelektual anda. Tidak ada petunjuk? Tanyakan manajer SDM atau seseorang yang berfungsi dalam peran tersebut untuk menjelaskan kebijakan ini.

3. Jangan menyisihkan cadangan kas atas laba usaha sampingan anda yang dapat mendukung usaha jika memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan tetap.

4. Jangan terbuka dengan atasan anda di kantor. Bahkan jika bisnis anda tidak kompetitif dengan mereka, lihat apakah anda dapat mengubah mereka menjadi pelanggan atau klien. Anda bahkan mungkin bisa mengajak atasan untuk berinvestasi pada usaha sampingan tersebut atau memungkinkan untuk menanamkan saham di perusahaan patungan. Jika anda pikir mungkin mendapatkan suatu kondisi atasan sebagai investor, pelanggan atau mitra, perlu mencari masukan dari penasihat terpercaya seperti seorang pengacara tentang bagaimana proses untuk melanjutkan usahanya ini.

5. Jika anda akan melakukan pekerjaan tetap dan paruh waktu dengan menjalankan bisnis sampingan yang tentunya tidak akan menyisakan banyak waktu untuk kegiatan yang tidak penting. Putuskan apa yang benar-benar penting dan membuang sisanya. Tapi perlu diingat apapun kesibukan anda dalam menjalankan pekerjaan dan bisnis sampingan harus tetap melakukan interaksi sosial dengan lingkungan sekitarnya.

Larangan :

1. Jangan menggunakan komputer perusahaan atau sistem email untuk mengirim penawaran yang berhubungan dengan bisnis anda. Bahkan jika anda login ke account webmail untuk mengirim email, anda masih memiliki masalah. Anda menggunakan properti mereka untuk bisnis sampingan anda yang dapat mendatangkan tuntutan hukum kemudian hari. Mereka mungkin memiliki hak untuk membaca bahkan merekam setiap tombol yang anda masukkan bahkan jika email anda tidak dimasukkan pada sistem email perusahaan.

2. Jangan merasa tertekan untuk meninggalkan pekerjaan ketika bisnis anda mulai mendapatkan transaksi. Bisnis baru biasanya muncul melalui siklus hidup dan beberapa kesuksesan awal tidak selalu berarti bahwa anda memiliki usaha yang berkelanjutan.

3. Jangan memilih bisnis yang tidak sesuai dilakukan paruh waktu jika anda hanya bisa melakukannya di paruh waktu. Misalnya membuka toko ritel makanan dapat menjadi upaya memakan atau menghabiskan semua barang dagangan. Jika anda tidak dapat menangani pada tahap awal, anda telah menetapkan diri untuk sebuah kegagalan potensial.

4. Jangan berbicara tentang bisnis paruh waktu anda kepada karyawan lain di kantor. Ini bisa ditafsirkan sebagai usaha mempromosikan bisnis anda pada waktu kerja perusahaan. Aturan diam ini meliputi saat diskusi pada waktu  kerja perusahaan dengan klien atasan dan pemasok.

5. Jangan takut untuk fokus ke kewirausahaan ketika waktunya sudah tepat. Menjalankan bisnis sampingan hanya dapat berhasil sebagian saja kecuali anda akan menjadi investor pasif, bisnis sampingan ini akan tumbuh hanya sampai titik tertentu tanpa komitmen penuh dari pemiliknya.

(www.permatabank.net)

Related

Comments are closed.