Properti di Pontianak

4 Trik Agar Anak Bisa Mengelola Uang

4 Trik Agar Anak Bisa Mengelola UangAnda pasti sudah mengetahui bahkan mungkin merasakan sulitnya mengajarkan kepada anak soal mengelola uang yang mereka miliki. Ada banyak faktor yang membuat anak-anak suka membelanjakan uang jajan dibandingkan harus bersusah payah menabung. Pada usia anak-anak mulai umur 5 tahun keatas adalah waktu dimana untuk memburu kesenangan dan kegembiraan. Mainan menjadi salah fokus mereka karena menarik dan membuat bahagia. Walaupun sudah punya banyak mainan tetap saja jika melihat sesuatu yang baru maka sebisa mungkin untuk membelinya. Jajan makanan dan minuman juga menjadi faktor berikutnya yang membuat uang yang anak-anak miliki cepat habis bahkan kurang.

Sebagai orang tua tentu saja merasa pusing jika setiap kali harus selalu menambah uang jajan bahkan memenuhi segala keinginan anak. Memberikan berbagai pengetahuan dan pendidikan soal mengelola uang jajan dan manfaat menabung tentu saja sudah dilakukan secara berulang-ulang. Namun tidak setiap anak bisa memahami dan melaksanakan segala perintah yang orangtua katakan. Beberapa kali mungkin bisa tetapi selebihnya mereka melupakannya akibat dari pengaruh lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu kali ini kami akan memberikan secara detail bagaimana agar anak bisa secara sadar bisa mengelola uang yang mereka miliki.

Didik Anak Agar Mengerti Tentang Uang
Ada beberapa tahapan dalam mengajarkan kepada anak tentang arti dari uang berdasarkan umur dan daya tangkap mereka. Ketika anak masih kecil berikan pemahaman bahwa uang itu sangat berharga dan dibutuhkan setiap waktu sehingga harus benar-benar menggunakannya pada saat diperlukan saja. Selain itu tanamkan pada anak bahwa mainan yang mereka miliki sudah merupakan suatu keberuntungan karena masih banyak anak-anak lain yang tidak bisa membeli mainan karena orangtuanya tidak punya cukup uang. Sedangkan saat anak tumbuh dewasa dan bisa memahami kondisi yang ada saat itu berikan motivasi untuk bisa mengelola uang yang dimilikinya agar bisa menghasilkan walaupun dalam jumlah yang sedikit. Hal itu secara tidak langsung mengajarkan kepada anak untuk siap sejak dini dalam usaha mencari penghasilan sendiri dan tentu saja termasuk mengelola keuanganannya untuk keperluan diri sendiri dan masa depan.

Orangtua Harus Bisa Menjadi Panutan
Sekuat dan sekeras apapun sebagai orang tua dalam mendidik anak agar bisa mengelola keuangannya akan menjadi sia-sia jika mereka sendiri tidak bisa memberikan contoh secara benar dan nyata. Setiap kebiasaan dan perilaku orang tua akan selalu menjadi perhatian anak-anak sampai soal menggunakan uang. Oleh sebab itu fungsi orangtua yang benar adalah memberikan contoh agar menjadi panutan bagi anak. Pada usia masih muda anak-anak akan lebih cepat bisa merespon dan memasukkan pada ingatannya tentang segala hal yang dilihat oleh mereka dan kemudian menirukannya. Merujuk pada perilaku anak yang masih bisa didik saat masih kecil maka sebagai orang tua yang baik dan bijaksana harus bisa memberikan mereka contoh hidup yang benar.

Berikan Hadiah
Walaupun tidak menjadi suatu keharusan tetapi hadiah menjadi salah satu cara untuk memotivasi anak agar bisa rajin menabung. Menyimpan tabungan dalam sebuah tempat yang unik, lucu, dan menarik biasanya akan membuat anak-anak “tergoda” untuk selalu menyimpan uangnya disana. Ketika tabunagn sudah penuh berikan hadiah atau tanda kasih yang mendidik seperti menambahkan jumlah uang yang terkumpul dari tabungan dan kemudian menyimpannya kembali ke dalam bentuk rekening bank. Cara tersebut akan bisa mempengaruhi anak agar tetap konsisten dan bertanggungjawab untuk terus menabung.

Memberi Tanggunjawab
Hal terakhir yang bisa membuat anak bersemangat dalam mengelola uangnya adalah dengan diberikannya keleluasaan dan kesempatan untuk bertanggungjawab terhadap segala penerimaan dan pengeluaran. Pemberian hak itu juga harus tetap dalam pengawasan orangtua karena dalam usia masih muda masih sering melakukan kesalahan dan terkadang membuat masalah yang serius. Berilah mereka peluang untuk memanajemen keuangan pribadi sedikit demi sedikit seiring dengan pertumbuhan umur anak. Sehingga kelak dikemudian hari mereka sudah bisa mengelola uangnya dengan baik dan bertanggungjawab.

4 trik diatas bukan sebagai dasar baku dalam mengajarkan anak tentang pentingnya mengelola uang. Ada banyak cara yang bisa diterapkan tergantung dari kondisi dan situasi yang berbeda. Lakukan segala yang memungkinkan agar anak-anak bisa mengerti betapa pentingnya uang itu sehingga dalam menggunakannya harus cerdas, bijaksana, dan dengan penuh tanggungjawab. Setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya kelak saat sudah dewasa bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan berkualitas terutama soal manajemen keuangan.

Comments are closed.